Legenda Begundalix : Bukti Cinta dari Mandalawangix

Begundalix

Hum,…
Hallawww adik-adik Begundalz, pa kabar kalian semuaa??!!
udah pade mandi kann hari ini yacchhh.. jangan lupa gosok giginya dong!
Long time juga nih, KakRoy gak ngedongeng lagi disini.
Baiklah mumpung lagi mood, KakRoy akan mencoba bercerita tentang suatu
kisah percintaan sepasang anak manusia.

Once upon a time, pada jaman Megalinium Milletikum, ada
suatu negeri di kaki Gunung Pangrangoix yang bernama Negeri
Pangrangoix. Wallaw negeri ini pendapatan per kapitanya dibawah Negeri
Bangladesh, negeri ini Tiadalah kesedihan yang hinggap, penuh dengann
kesederhanaan, keceriaan dan selalu berbaik hati kepada sesama. Perlu
diketahui juga, di negeri ini tidak ada pemerintahan, tidak ada kepala
negara, tidak ada peraturan, negeri ini selalu penuh kedamaian wallaw
kadang ada friksian-friksian antar sesama warga negeri, tetapi tidak
sampay menimbulkan perpecahan, salah satu resepnya adalah menganut
paham Aneka Ria Tunggal Ika = Wallaw beraneka macam keceriaan namun
tetap satu jua.
Di negeri Pangrangoix ini tinggallah seorang pemuda tidak
gondrong, baik hati nan pintar namun tidak tampan walaupun jomblo.
Pekerjaan sehari-hari pemuda ini adalah Pemandu Metrominix (suatu
angkutan penumpang berwarna Oranye, beroda empat dan sangat populer
dinegeri pangrangoix). Setiap hari mulay pukul 6 pagi sampai 5 sore,
pemuda ini mengejar setoran, bersama sang Sopir memandu Metrominixnya
agar selalu penuh penumpang. Cukup banyak penumpang terutama kawum
Hawa yang telah menikmati Metrominixnya, namun tidak ada satupun yang
diminatinya. Padahal jalur Metrominixnya adalah Blok Mix-Kotaix yang
notabene daerah perkantoran dan pastinya terdapat banyak pegawai yang
cantik-cantik. Akhirnya pada suatu ketika……
"Blok Mix…Blok Mix…" teriak sang pemuda mengajak para calon
penumpang di sepanjang jalur jalan Thamrinix pada suatu siang yang
cerah. Wah tumbenn nih sepi hari ini batin sang pemuda. Akhirnya di
depan Gedung Metropolitanix, ada seorang perempuan ayu melambaikan
tanganya.
"Blok Mix, ya Bang??!!" tanya perempuan tadi.
"betul Neng…"
tanpa banyak gaya, akhirnya prempuan tersebut meloncat kedalam
Metrominix dan langsung duduk dibagian belakang dekat pintu keluar.
Siang itu memang tak banyak penumpang, hanya 3-4 orang saja.
waduh cakep juga nih cewek batin sang pemuda sambil melirik prempuan
ayu tersebut.
Kincring..kincring… sang pemuda menagih ongkos kepada perempuan ayu
tersebut.
"Kurang Neng!!" tagih Sang pemuda lagi
"Deket Bang, Blokmix,lagian saya lagi gak bawa duit cash, cuman
tinggal duit seribu perak itu dowang!"
"Waduh Neng, Jauh dekat sama aja atuh Neng"
"Pliss dong Bang,kallaw bisa terima Kartu Kredit, saya bayar lunas
deh" jawab sang prempuan
"Ya Udah deh,… untung cakep!!" guman sang pemuda
"APPA??!!!" tanya sang prempuan
"ah enggak Neng…" jawab sang pemuda sambil berlalu menuju pintu depan.
Sampay di perempatan Senayanix, tiba..tiba…
"JAMBRET…JAMBRET….!!"
(TO BE CONTINUED)

Sehubungan sudah larut malam, KakRoy mo boker dulu yach, dongengnya
ntar dilanjut lagi kallaw lagi mood. Soalna kayakna bakal panjang neh
dongengnya ;p

Bye..bye….

Jabat Dongeng
Kakroy


About this entry