Catatan Si Ayu : Messages In The Phone

Dikamarku yang indah cemerlang,01082003,13.13 Diary, Aku baru
sampe rumah neh, tadi aku izin pulang sebelum waktunya dari kantor. Ups, ntar
dulu ada SMS masuk neh,… Ooo… dari Mas Ponco, beliau dan kawan-kawan
ngajakin aku ke warung Kang rafli di Bintaro. Untung pulsaku masih ada 1905
rupiah, jadi bisa ngereply ke Mas Ponco. Diary, Tadi di kantor Rasanya tubuhku
luluh lantak bagai debu. Kepala berputar-putar kayak nge-fly gitu, perut
mual-mual,wah pokoknya rame deh rasanya. Sering kurasakan rasa seperti ini bila
aku sedang datang bulan, kata orang-orang sih disebutnya ‘Pre Menstruate
Syndrome’ (PMS), bener gak sih??!!.Apalagi tadi siang aku sempat menonton
berita TiVi di Kantor yang menambah tidak enak perasaanku, seperti berita
tentang pemerkosaan anak dibawah umur oleh pamannya, pembuangan bayi di tempat
sampah oleh ibu kandungnya, ditemukannya mayat tak dikenal yang hilang
kepala-telapak tangan-telapak kakinya dan meninggalnya seorang wanita ketika
sedang mengugurkan kandungannya. Aku lama-lama jadi males nonton berita di TiVi
yang kadang membuat diriku merinding. Bang Zachry eh…salah, Diary, Aku juga
kadang heran di Peraturan Kepegawaian Pegawai Negeri Sipil gak diatur adanya
Cuti Haid, yang ada cuma cuti sakit, padahal di Pihak Swasta sudah banyak memberlakukan
Cuti Haid. Apalagi di Departemenku, Cuti Sakit tetap aja Tunjangan dipotong,
hiks. Diary, begitulah resiko jadi perempuan dan itu sudah menjadi kodrat,
walau kudu menganggarkan buat pembelian pembalut yang sekarang terasa makin
mahal dan canggih saja, tapi aku tidak menyesal jadi seorang perempuan karena
dari rahim seorang perempuanlah terdapat proses terjadinya seorang manusia baik
itu cewek atau perempuan. Makanya kaum Adam harus menghargai seorang perempuan,
betul gak Diary??!! Tapi banyak juga lho kaum Adam yang bilang kalo jadi cewek
tuh enak kalo lagi ‘M’,bisa libur shalat dan bisa dapet libur puasa. Ada-ada
saja libur ibadah ko’ dibilang enak. Aku tak bisa bayangkan kalo para kaum Adam
itu pake pembalut…. kehkehkehkeh…
Diatas Kasur yang empuk-empuk
nikmat,01082003,21.16
Diary, Malam ini aku ingin tidur lebih cepat dari
biasanya mudah-mudahan ketika bangun besok pagi aku sudah segar kembali. Tapi
kok rasanya susah sekali rasanya mata ini dipejamkan, masih terbayang dibenakku
berita-berita malam di TiVi yang tiada beda dengan berita tadi siang. Jadi
nyesel juga nonton berita barusan,
kan jadi susah tidur neh. Ya Tuhan lindungilah hambaMu malam ini dan kupasrahkan
diriku padaMu.
Diatas Meja Kerjaku,02082003,09.31
Diary, Tubuhku hari ini rasanya
udah agak mendingan, cuma masih ada yang sedikit yang meganggu pikiranku.
Tentang SMS yang kuterima tadi malem sekitar jam satu dini hari. Tau gak SMS
itu dari siapa??!! pasti Diary gak tau deh… SMS itu dari temanku waktu kuliah
dulu, itu tuh si Yulia yang sempat ketemu denganku di Danau Gunung Tujuh. Eh,
Diary, nanti aku sambung lagi deh gimana ceritaku tentang SMS-an si Yulia,
soalnya ada boss neh ngasih kerjaan.
Di atas dipan dibawah rembulan,
02082003,11.15
Diary,
Aku tak bisa tidur neh jadi Aku sambung
ya, catatanku yang tadi pagi.
Jadi ceritanya, kan gini…..kemarin dini hari tuh pas jam 02.00, aku dibangunkan oleh suara ring
tone hand phoneku,rupanya ada SMS masuk. gak tau tuh kenapa dengan Hand
phoneku, biasanya kalo SMS doang cuma berbunyi sekali saja, tapi yang kemaren
dinihari itu berkali-kali sampai aku benar-
benar bangun n membacanya. Udah gitu isi
SMSnya cukup membuat aku takjub.
"Ay, Aku hamil…."
SMS pertama.
Pada awalnya aku bingung SMS dari siapa
neh malem-malem gini.Kulihat nama pengirimnya, tertulis Iyul.Oh ini sih pasti
si Yulia,Teman mainku waktu kuliah dulu.Yulia, Gadis pemalu namun mempunyai
sifat petualang yang heboh dan bercita-cita ingin menjadi Artis Pegawai Negeri
Sipil yang berwawasan lingkugan. Tak salah salah bila ia salah satu cewek
favorit di kampusku dulu selain cantik
ia juga santun. Aku memang biasa memanggil
teman kuliahku itu dengan panggilan ‘Iyul’.
Lama aku tak berjumpa dengannya, terakhir
di Danau Gunung Tujuh pada bulan Mei 2003 lalu itupun hanya sebentar. Rasanya
aku belum sempat bertukaran nomor Hand Phone dengannya.Mungkin aku lupa,
lagipula rasa gembiraku saat ini menghapuskan keraguanku.
Langsung saja ku-reply :
"Wah..bagus itu, patut disyukuri, aku
turut bergembira.
btw kamu kok nikah kagak ngundang-ngundang
aku sih.."
Send…Delivered.
New Text Message received.
"Thanks Ay, tapi aku hamil di luar
Nikah…"
Terpaku aku sejenak… hiks,Kejadian kayak
gini lagi. Seminggu yang lalu Temanku curhat tentang adiknya yang menjadi kebanggan
keluarga harus ‘MBA’ selepas SMA.
Lalu ku reply lagi :
"Whats..??!! How Could??Becanda Lu
yaaa…"
Send…Delivered.
New Text Message received.
"Aku gak becanda Ay.Kamu ingat waktu
ketemu aku di
Danau Gunung Tujuh lalu?!"
Aku ingat, aku bersama teman-teman dari HF
(Having Fun) dotkom sedang pemanasan atau tepatnya
kepanasan mendaki ke Danau Gunung tujuh
sebelum melakukan pendakian ke Gunung Kerinci, lalu bertemu dengannya.
Ku Reply lagi:
"Iyah aku inget, trus… "
Send…Delivered.
Aku masih tak mengerti dengan arah
pembicaraannya. Ketika bertemu dengannya waktu itu aku memang tak sempat
bercengkrama lama-lama karena aku dan teman-teman harus turun ke Base Camp
cepat-cepat sebelum senja untuk menyambut kedatangan Tim OTKL (Orang Tua Kuala
Lumpur)
yang datang dari Malaysia dan Tim HC
(Having Cerius) yang turun dari Gunung Kerinci.
New Text Message received.
"Aku Khilaf, Ay.Aku melakukan
’sesuatu’ yg tak harus kulakukan dengan cowokku di Danau Gunung Tujuh dan
sekarang aku hamil"
Aku mencoba mengingat-ingat kembali
pertemuanku dengan Iyul di Gunung Tujuh. Waktu itu kulihat Iyul hanya berdua
saja dengan seorang cowok.Iyul juga bercerita bahwa dia dengan cowok itu telah
nge-camp 2 malam menunggu teman-temanya di Danau Gunung Tujuh. Aku tak
berpikiran macem-macem waktu itu. Nyatanya sekarang… Yah, mungkin saja,Setan
selalu berada dimana saja, apalagi situasi dan suasana waktu itu cukup kondusif
untuk melakukan perbuatan yang dilarang agama.
New Text Message Received
"Aku bingung Ay,aku belum
siap.Mungkin aku akan menggugurkan kandunganku saja"
cepat-cepat jari-jariku menari-nari diatas
keypad,
Reply :
"Dont do that please.Jangan kau
tambah dosamu lagi, Biar bagaimanapun dia adalah darah dagingmu sendiri"
Send…Message delivered.
New Text Message received.
"Aku tak tahu harus bagaimana lagi
Ay,.."
Reply :
"Calm down,Masih ada hujan yg
membasahi bumi n besok kita bicarakan lagi O.K, kita cari jalan keluarnya sama2"
Send….
Message delivered.
New
Tex
message received
"Thanks for your Support Ay,…"
Reply :
"I just can do that Yul,I always be
here for you, we are still friend,right!!"
Send…Message Delivered.
New Text Mesage delivered
"Ay… Maafkan aku selama ini
yaa…"
Reply :
"Nyantai aje… kayak orang baru aja
ma aku"
Send Message delivered.
Aku masih menunggu, barangkali masih ada
balasan SMS darinya. 5 menit,…15 menit… 30 menit….
Ya Tuhan berilah kekuatan dan kesabaran
pada yulia, akhirnya aku pun tertidur.
Diary,
tadi sore sepulangnya aku dari kantorku
tiba-tiba aku kangen sekali ingin bertemu dengan Iyul.Aku pun langsung menuju
rumahnya di daerah pesink. Ketika aku baru memasuki Gang rumahnya Iyul,
terlihat ramai orang didepan rumah Iyul. Tanda tanyaku semakin bertambah karena
kulihat banyak wartawan yang menenteng-nenteng kamera dan alat perekam lainnya.
Wah kayaknya ada acara ‘Kabar-kabari atau acara gosip tentang selebritis
lainnya yang sekarang sedang ‘In’ di pertelevisian kita’.Jangan-jangan si Iyul
dah jadi Selebritis sekarang. Tapi… tunggu dulu, aku melihat sosok yang
sangat kukenal, Vitrans,anak HF dotkom, reporter untuk acara kriminal di salah
satu TV swasta. Ko’ Acara gosip selebritis ada reporter kriminalnya yach??!!.
Ku dekati Vitrans. "Woiii Vit… lagi ngapain ?" "Eh
Elo Ay,… ya lagi ngeliput berita dong!,emangnya lagi ngacak-
ngacak ^@# "
"Ngeliput berita apaan emang?" tanyaku lagi
"Emang elo kagak nonton berita
yaa…"
"Berita apaan?"
"Itu tuh, berita kemaren siang,
tentang meninggalnya seorang gadis yang sedang menggugurkan kandungannya"
Degh… jantungku berdebar keras..
"emang sapa nama gadis yg meninggal
itu?" selidikku
"Namanyaaa… mmmm… Yulia
Tanjung" jawab Vitrans dengan santai
Oh My God batinku,
"Serius neh namanya Yulia
Tanjung?" tanyaku tak yakin
"Bener laa, masa lu kagak percaya ama
gue, kalo masalah profesi mah
gue serius euy, kenapa emangnya Ay?"
Vitrans balik bertanya kepadaku.
"ah, gak papa ko’, ya udah deh kamu terusin aja tugas
peliputannya"
tubuhku tiba-tiba terasa melayang.
"Okeh deh Ay, ntar malem ke Tebet
yach, anak-anak pada ngumpul
disono!"
Aku hanya bisa terdiam.
Trus yang SMSan denganku tadi malem sapa
dong….
Ah gak mungkin,… masa aku cuma bermimpi,
batinku.
Diary,
sesampainya dirumah tadi sore aku
buru-buru mencek handphoneku. Inbox, …. sama sekali tak ada SMS dari Iyul. Phonebook,….
juga tak tersimpan nama Iyul ataupun Yulia, Pulsa…. , sebesar 1555 rupiah,
padahal aku semalem berkali-kali ngebales SMSnya Iyul.
Eh Diary, ntar yaa… kayaknya ada SMS
baru masuk neh ke HPku.sapa neh SMS tengah malem gini??
Diaryyyyyyyyyyyyy,
tau gak SMS barusan darimana??
Dari Iyul, dia bilang gini "Ay, bantu
aku dengan doa’mu yaa…"
Sekejap bulu kudukku berdiri semua, Selamat Jalan Iyul, semoga
Allah SWT mengampuni segala dosa-dosamu n menerima mu disisiNya, batinku. (end)
(explora2003)
About this entry
You’re currently reading “Catatan Si Ayu : Messages In The Phone,” an entry on Tjadtjadtan si Ayu
- Published::
- 1.24.08 / 2am
- Category:
- Catatan Si Ayu
- Tags:

2 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]